19 Tahanan Polsek Medan Labuhan Kabur

Admin - 2021-07-28

19 tahanan Polsek Medan Labuhan kabur dari rumah tahanan pada Senin (26/7/2021). Hal itu disampaikan oleh sumber yang tidak ingin disebutkan namanya dari pihak Polsek Medan Labuhan. "Sampai saat ini pihak kepolisian sudah menangkap 12 tahanan tersebut," katanya kepada Tribun Medan, Selasa (27/7/2021).

Sementara itu, akibat aksi kabur tersebut para tahanan sampai memecahkan sebelah pintu kaca Polsek Medan Labuhan. Berdasarkan informasi yang dihimpun diduga para tahanan kabur dengan membuka gembok rumah tahanan. Diwaktu bersamaan petugas yang berjaga sedang tertidur. Ada pun, sampai saat ini Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari enggan memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi juga enggan memberikan komentar atas kejadian tersebut. "Konfirmasi ke Belawan ya. Tunggu Kapolres ya," ujarnya kepada Tribun Medan melalui pesan singkat, Selasa (27/9/2021).

Berdasarkan informasi yang beredar, para tahanan yang kabur, diketahui bernama Alfredo alias Edo (35) warga Jalan Anggrek No5 Kelurahan Pahlawan Kecamatan Binjai Utara, Binjai kasus penggelapan dalam jabatan, Agus Suriyanto (35) warga Jalan Platina II Kecamatan Medan Deli kasus pencurian pemberatan, Indra alias Bodong (35) warga Jalan Sukarela, Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan kasus Narkotika, Nazaruddin Perangin-angin (38) warga Gang Cacing Lingkungan I Kelurahan Mabar kasus Curat.

Selain itu, Muhd Riza Fahmi Lubis (21) warga Percut Seituan kasus pencurian, Muhammad alias Amad (38) warga Jalan Perunggu, Kota Bangun kasus narkotika, Rio Andika (25) warga Jalan Alumunium I Gang Perjuangan, Kelurahan Tanjung Mulia kasus pencurian.

Leo Doloksaribu (36) Komplek Baru Lingkungan XIII Kelurahan Sei Mati kasus pencurian pemberatan, Agung Wardhana (26) warga Jalan Veteran Kecamatan Labuhan Deli kasus perkosaan dan pencurian, Abdul Rasyid Lubis alias Boncel (26) warga Jalan Veteran Pasar VII Gang Telo Kecamatan Labuhan Deli kasus penipuan dan penggelapan.

Sandy Sitompul alias Sandi (30) warga Komplek TKBM Blok C Kecamatan Medan Labuhan kasus persetubuhan anak, Eko Pranata alias Eko (30) warga Klumpang Kebon Kecamatan Medan Labuhan kasus pencabulan anak dan Sandri Wijaya (38) warga Pasar VI Desa Pematang Johar kasus kasus narkotika.

Fahmi Ilhamsyah alias Fahmi (29) dan Alamsyah alias Alam (24) keduanya warga Jalan Ileng Gang Nangka Medan Marelan kasus narkotika, Angga Pratama Siregar (18) warga Simpang Portibi Kecamatan Padang Bolak kasus narkotika.

Ruslan alias Lan (51) penduduk Pasar VII Helvetia Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli kasus pencurian serta Ridho (18) warga jalan Alumunium I Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli kasus percobaan pencurian.

Sumber: Tribun Medan

.