Dugaan Kecurangan Timbangan di PKS Aek Torop, Karyawan Sei Baruhur Minta SPI dan Manajemen PTPN IV Regional 1 Bertindak Tegas"
Admin - 2025-10-18
Kebun Aek Torop, PTPN IV Regional 1 — Keresahan para karyawan di Afdeling Sei Baruhur semakin memuncak menyusul dugaan adanya selisih timbangan tandan buah segar (TBS) di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Aek Torop.
Perbedaan berat antara hasil panen di lapangan dan hasil yang tercatat di pabrik disebut mencapai 400 hingga 600 kilogram per trip, bahkan dalam beberapa kasus mendekati 800 kilogram.
Para pekerja menilai selisih tersebut sudah terlalu besar untuk dianggap sebagai kesalahan teknis biasa. Mereka menduga ada indikasi manipulasi dalam proses penimbangan, baik di jembatan timbang maupun pada sistem pencatatan data pabrik.
“Kami sudah hitung langsung di lapangan. Berat dari afdeling sudah jelas, tapi begitu masuk ke pabrik berkurang ratusan kilo. Ini bukan hal sepele, ini sudah sering terjadi,” ujar salah satu mandor panen dari Sei Baruhur.
Karyawan menyebut keluhan ini sudah beberapa kali disampaikan kepada pihak manajemen kebun dan PKS Aek Torop, namun belum terlihat adanya langkah perbaikan nyata.
Akibatnya, muncul keresahan dan ketidakpercayaan di kalangan pekerja, terutama karena berdampak langsung pada premi panen dan laporan produksi harian.
“Kalau terus begini, kami merasa kerja keras di lapangan tidak dihargai. Kami hanya ingin keadilan dan transparansi,” tambah seorang kerani TBS.
Karyawan meminta agar pihak SPI (Satuan Pengawasan Intern) PTPN IV bersama manajemen PTPN IV Regional 1 segera turun langsung melakukan audit dan pemeriksaan lapangan. Mereka menegaskan bahwa langkah tegas dari internal perusahaan sangat diperlukan agar kasus serupa tidak terulang.
“Kami tidak mau masalah ini dibawa keluar perusahaan. Tapi kami menuntut SPI dan manajemen Regional 1 bertindak tegas. Jangan biarkan ada permainan di bawah,” ujar salah satu perwakilan karyawan.
Selain pemeriksaan teknis terhadap timbangan dan sistem pencatatan, para pekerja juga berharap ada evaluasi terhadap oknum-oknum yang berpotensi terlibat. Mereka menilai, ketegasan manajemen akan menjadi bukti nyata bahwa PTPN IV masih berpihak pada integritas dan kesejahteraan karyawan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PKS Aek Torop dan PTPN IV Regional 1 belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan ini. Namun, desakan dari pekerja agar audit internal segera dilakukan semakin menguat, demi menjaga kepercayaan dan nama baik perusahaan di mata publik.
#visiradio #radiomedan
.